Ibu Apt. Wahyu Margi, M. Farm melaksanakan Sosialisasi Pengolahan MPASI Sehat Cegah Stunting dari Tulang Ikan Patin dan Implementasi PosyanduQ Cegah Stunting pada Kader Posyandu dan Masyarakat Desa Pulau Gadang Kec. XIII Koto Kampar
JADWAL UAS Semester Ganjil 2022/2023
Bersempena Milad FFIK, Fak. Farmasi Univrab mengadakan Bakti Sosial ke Kec. Teluk Meranti, Kab. Pelalawan
HIMAFARSI melaksanakan Kegiatan Sosialisasi PKM (Program Kreativitas Mahasiswa)
D3 Anafarma melaksanakan Angkat Sumpah Prodi D3 Anafarma 2022
Ikhwanul Khairi berhasil meraih Juara 2 Poster Terbaik Nasional yang ditaja oleh Universitas Jambi
Dr. Apt. Muslim Suardi, M.Si menjadi Narasumber dalam Kegiatan Pengabdian Masyarakat dan Workshop Kefarmasian PAFI Sawahlunto 2022
Farmasi Univrab kembali Mengadakan Kuliah Umum mengenai GMP dan Pengawasan Industri Obat
Mahasiswa Farmasi mengikuti Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah dengan Pemateri dari UTHM Malaysia
HIMAFARSI  menghadiri Acara Temu Ramah Fakultas Kesehatan Se-Riau

Dr. Apt. Muslim Suardi, M.Si menjadi Narasumber dalam Kegiatan Pengabdian Masyarakat dan Workshop Kefarmasian PAFI Sawahlunto 2022

Minggu, 11 Desember 2022, Bapak Dr. apt. Muslim Suardi, M.Si menjadi Narasumber dalam Kegiatan Pengabdian Masyarakat dan Workshop Kefarmasian yang diadakan oleh PAFI Cabang Sawahlunto, dengan Tema “Update Ilmu Sambil Berwisata”. Kegiatan ini diikuti oleh 300 peserta yang umumnya berasal dari Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) dari seluruh daerah Tingkat II se Sumatera Barat dan diikuti juga oleh Apoteker. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan peran Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK) dalam Pelayanan Informasi Obat, menghindari penyalahgunaan dan penggunaan salah obat, serta meningkatkan dan menyegarkan pengetahuan TTK tentang upaya dalam menghindari resistensi antibiotika.

Narasumber pada kegiatan kali ini yaitu Bapak apt. Dr. Muslim Suardi, M.Si., Bapak Drs. Dasril Munir, MM., dan Ibu apt. Hj. Diana Agustin, S.Si, MM, M.Si. Dalam hal ini, Bapak Dr. apt. Muslim Suardi, M.Si menyampaikan materi mengenai “Pencegahan Medication Error, Peningkatan Eefektifitas Terapi, serta Peran TTK dalam Mencegah Terjadinya Resistensi Antibiotik

Bapak Dr. apt. Muslim Suardi, M.Si berharap, “Berbagai kasus keracunan obat dan terjadinya resistensi antibiotika tanpa disadari juga dapat disebabkan oleh kekurangan pengetahuan TTK dalam meracik dan dispensing obat. TTK merupakan mitra apoteker. Peran TTK dalam penggunaan obat cukup penting karena mereka lah yang menjadi ujung tombak pelayanan kefarmasian. Dengan adanya workshop ini diharapkan berbagai masalah terkait obat diatas dapat diatasi. Untuk masyarakat yang mengikuti dan menghadiri pengabdian kepada masyarakat diharpkan akan meningkatkan pengetahuan dan kepedulian masyarakat terhadap obat”.

Leave a Reply

Your email address will not be published.