HIMAFARSI  menghadiri Acara Temu Ramah Fakultas Kesehatan Se-Riau
HIMAFARSI melaksanakan Kegiatan Penggalangan Dana berkolaborasi dengan Human Initiative Riau
UTS Semester Ganjil TA. 2022/2023 berlangsung secara Offline
Siska Harianti, Amd.Kes meraih gelar Pemuncak Wisuda Prodi D3 Anafarma pada Wisuda Universitas Abdurrab 2022
Calon Wisudawan mengikuti Pembekalan Alumni, mulai dari Kadisnaker hingga LPDP
Dr. Apt. Muslim Suardi, M.Si menjadi Invited Speakers dalam International Conference on Contemporary Science and Clinical Pharmacy 2022
Dosen Farmasi Univrab terpilih menjadi salah satu Dosen di Indonesia yang mengikuti Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah Internasional yang diadakan oleh DIKTI
Dosen Farmasi Univrab menjadi Pembicara dalam Diskusi Ilmiah di STIKES Flora Medan
Dosen Farmasi menjadi Pembicara dalam Seminar Leadership di STIKES Payung Negeri Pekanbaru
Dosen Prodi Farmasi Universitas Abdurrab, apt. Yan Hendrika, M.Si Lulus sebagai Dosen Pembimbing Lapangan dalam Program Kampus Mengajar Angkatan 4 Tahun 2022

Tim Dosen dan Mahasiswa Univrab melakukan Branding Produk Jamu SITOGA pada Kelompok UMKM di Desa Kubang Jaya Kec. Siak Hulu Kab. Kampar

1 Juni 2022 lalu telah dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul “Branding Produk Jamu SITOGA” pada kelompok ibu-ibu UMKM di Desa Kubang Jaya Kec. Siak Hulu Kab. Kampar. Kegiatan pengabdian ini diketuai oleh Dosen S1 Farmasi Universitas Abdurrab Ibu apt. Wahyu Margi Sidoretno, M.Farm dengan anggota Ibu apt. Isna Wardani, M.Farm, Dr. Yuharika Pratiwi, M.Kes (Dosen Kedokteran Univrab) dan Ibu Suci Shinta Lestari, S.Sos., M.I.K (Dosen Ilmu Komunikasi Univrab) serta berkolaborasi juga dengan Rehan Sasli Ramadhan (mahasiswa Prodi S1 Farmasi), Yogi Pratama (mahasiswa Anafarma), dan Dandi Cahyo Ramadhan (mahasiswa Ilmu Komunikasi).

Pemilihan tempat pengabdian ini didasarkan pengembangan tempat produksi sebelumnya Ibu apt. Wahyu Margi Sidoretno, M.Farm telah memberikan pelatihan dan workshop pembuatan jamu yang berbahan dasar TOGA yang dapat di tanam di halaman rumah. Pada kegiatan sebelumnya juga diberikan pelatihan produksi dan pemasaran jamu SITOGA melalui media social maupun lewat pameran. Berdasarkan hal tersebut maka perlu diberikan pelatihan lanjutan yakni ‘branding’ untuk peningkatan penjualan dan pendapatan.  

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana interaktivitas bisnis dengan pelanggan melalui pemanfaatan teknologi ini terdiri dari peningkatan pengetahuan tentang branding produk jamu yang dapat terdiri dari packing, foto produk menggunakan smartphone dan membuat akun di toko oline seperti marketplace, dan akun media sosial .

Sebagai usaha berbasis tanaman obat keluarga, ketua pengabdian masyarakat Ibu apt. Wahyu Margi Sidoretno, M. Farm. mengharapkan kegiatan ini sekaligus dapat menjadi upaya budidaya tanaman obat untuk keluarga secara mandiri dan sekaligus dapat dimanfaatkan sebagai upaya kesehatan bersumberdaya manusia sebagai wujud nyata peran masyarakat dalam pembangunan kesehatan khususnya bagi keluarga yang tidak memiliki akses mudah ke pelayanan medis seperti klinik, puskesmas ataupun rumah sakit. “Tanamannya dapat ditanam di dalam pot di pekarangan rumah, dapat diolah untuk pemenuhan kebutuhan kesehatan keluarga dan sekaligus dapat dikomersilkan sehingga dapat menambah penghasilan. Ketahanan keluarga, ketahanan finansial InsyaAllah dapat diwujudkan” ujarnya.     

Leave a Reply

Your email address will not be published.